Senin, 09 April 2012

INdukSi EleKTroMaGneTiK

PENERAPAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
Banyak peralatan di sekitar kita yang bekerja dengan prinsip induksi
elektromagnetik. Alat-alat tersebut antara lain:
1. Dinamo Sepeda
Prinsip kerja dinamo sepeda identik dengan prinsip
kerja generator. Demikian pula komponen-komponennya.
Untuk menggerakkan kumparan pada dinamo sepeda,
bagian kepala dinamo menempel roda. Dengan demikian,
ketika roda berputar bagian kepala dinamo pun ikut
berputar. Bagian kepala ini berhubungan dengan poros
kumparan dinamo. Itulah sebabnya, ketika sepeda bergerak
cepat, lampu sepeda akan menyala lebih terang. Hal ini
dikarenakan kumparan ikut berputar cepat. Putaran yang
cepat menyebabkan fluks magnetik yang menembus
kumparan berubah dengan cepat pula.
2. Transformator
Dasar timbulnya GGL induksi adalah karena adanya perubahan
fluks magnetik yang menembus kumparan. Untuk menimbulkan
perubahan fluks magnetik ini, kita dapat membangkitkannya dengan
mengalirkan arus listrik yang berubah setiap saat. Prinsip seperti ini
digunakan pada transformator (trafo). Transformator adalah alat yang
digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan listrik arus
bolak-balik.
Transformator terdiri atas kumparan primer dan kumparan
sekunder yang dililitkan pada teras besi. Kumparan primer dihubungkan
dengan sumber tegangan
arus bolak-balik. Sedangkan
kumparan sekunder menghasilkan
tegangan keluaran
(output).
Ketika kumparan primer
dihubungkan dengan sumber
tegangan maka pada kumparan
akan mengalir arus listrik. Arus
listrik ini akan menyebabkan timbulnya medan magnetik induksi. Arus
yang mengalir pada kumparan adalah arus bolak-balik yang harganya
selalu berubah sehingga medan magnetik yang timbul akan selalu
berubah seiring dengan perubahan arus pada kumparan primer.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar